1Kita mestilah mempunyai tanggungjawab terhadap tanah air,terutamanya untuk mengekalkan kemerdekaan yang telah dimiliki. 2.Kita mestilah mempunyai perasaan cinta akan tanah air.Generasi lama mempunyai perasaan cinta akan tanah air yang sangat tinggi sehingga mereka sanggup berjuang demi membebaskan negara daripada musuh. Cerpen Kemerdekaan Cinta Tanah Air "BENDERA" Short Movie Film Pendek Nasionalisme Indonesia [SINOPSIS] Judul Film BENDERA Diproduksi oleh HI Production Produser Ridwan Rosman Syarif Director of Photography Muhammad Zaki Director ... Watch Now FIERSA BESARI - Cerita Rakyat Ciptaan Fiersa Besari Karya ini tidak dibuat sebagai senjata politik dari dan untuk golongan apa pun. Karya ini juga tidak dibuat untuk memojokkan pihak mana ... Watch Now KAMI INDONESIA KAMI INDONESIA. Sesungguhnya semangat nasionalisme itu masih ada! Mungkin saja semangat ini dikikis oleh faktor globalisasi, ekonomi, budaya asing, dan ... Watch Now Cara menggambar dan gradasi warna oil pastel Tema Kemerdekaan RI instagram saya Watch Now Para Perintis Kemerdekaan - Cinta Tanah Air Para Perintis Kemerdekaan adalah film Indonesia yang yang dirilis pada tahun 1977 dengan disutradarai oleh Asrul Sani. Film ini dibintangi antara lain oleh ... Watch Now Video Pilu yg menyadarkan kita!! Masih pantas!? Perang saudara, Sedang mereka bersatu untuk kita ?? Judul lagu Kisah Bangsaku Cipt. Siswa SMA 2 Situbondo Jawa Timur Aransemen Music, & Vocal 3wayasiska yuli_asiskaa Guitarist & Chord lbap_yoga ... Watch Now SKA 86 - INDONESIA PUSAKA Reggae SKA Version SKA 86 - INDONESIA PUSAKA Reggae SKA Version Songwriter by ISMAIL MARZUKI UYEtone SKA86 IndonesiaPusaka LAGU NASIONAL Menyambut ... Watch Now Merdeka, Lalu MATI? Tanah Air Acapella dan Puisi kemerdekaan - Suby-Ina Romantic Duo Merdeka... lalu Mati? cekidot... Don\'t Forget to Follow and Subscribe Channel Youtube Suby-Ina Official Please ... Watch Now Gugur Bunga Di Taman Bakti - Hanin Dhiya Mengenang peristiwa G30s/PKI Piano oleh Benediktus Gading Tirta. W Puisi oleh Nurrachma Friyamsyah Don\'t forget to Like, Comment, Share and Subscribe ... Watch Now Cerita cinta Tanah Airku Lomba Agustusan Siswa Siswi SMP SMA Al Aly. Watch Now Tanah Airku Indonesia - Film pendek spesial hari Kemerdekaan Film pendek Narasi untuk memperingatkan hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2019 Apa kabar Indonesia Lama tak bersua Hari ini, aku harap kamu, ... Watch Now Berita EP53 - Persembahan Pembukaan Hari Kemerdekaan ke-57 [HD] Video penuh persembahan pembukaan hari Kemerdekaan pada 31 Ogos yang lalu. Persembahan Multimedia ini ditayangkan di tv skrin gergasi yang ... Watch Now INDONESIA PUSAKA + Lirik Indonesia Tanah Air Beta Lagu Wajib Nasional Official Channel-Dunia Lirik NET-Lagu Indonesia Pusaka by Shanna Shannon lengkap dengan lirik lagu plus video kualitas Full HD. Kunjungi Official Video ... Watch Now Merinding puisi kemerdekaan resapi dan renungkan MERDEKA!!! lihat puisi lebih lanjut di website kami MERDEKA!!! Seribu ... Watch Now Lagu Gugur Bunga + Lirik - Wajib Nasional Ciptaan Ismail Marzuki Official Channel Live Lyric, sebuah lagu Nasional berjudul GUGUR BUNGA full LIRIK dan lagu. Lagu Wajib Nasional Gugur Bunga diciptakan oleh Ismail ... Watch Now Darah Garuda Merah Putih 2 full movie film indonesia. Watch Now
13 "Semangat dalam berprestasi bisa membuktikan rasa cinta terhadap Tanah Air di Hari Kemedekaan." 14. "Kemerdekaan melawan penjajah bukan pencapaian terakhir, tapi rakyat yang bebas berpendapat adalah jalan menuju puncak. Selamat memperingati HUT RI ke-77." 15. "Selamat memperingati HUT RI wahai pemuda harapan bangsa!
Jakarta, NU Online Penyair asal Sumenep, KH D Zawawi Imron menyebut bahwa kemerdekaan merupakan kehormatan bangsa Indonesia. Menurutnya ada beberapa alasan untuk mencintai tanah air. Di antaranya karena setiap hari meminum air dari tanah Indonesia dan kemudian menjadi darah yang mengalir di tubuh. "Kita makan beras, buah-buahan, dan ikan Indonesia lalu menjadi daging. Kita menghirup udara Indonesia yang menjadi nafas kita. Kita semua bersujud di atas bumi Indonesia yang berarti Indonesia adalah sajadah tempat kita bersujud kepada Allah," terang Kiai Zawawi dalam Istighotsah dan Doa Bersama yang digelar PT Telkomsel dan Majelis Telkomsel Taqwa MTT, pada 20 Agustus 2021 lalu. Selain itu, alasan lain yang menjadi alasan untuk mencintai tanah air Indonesia adalah karena ketika mati akan tidur dalam pelukan bumi Indonesia. Daging yang kelak membusuk itu akan kembali bersatu dengan tanah Indonesia. "Maka tidak ada alasan untuk tidak cinta kepada tanah air dan bangsa Indonesia," tegas kiai berjuluk 'Penyair Celurit Emas' kelahiran 1 Januari 1945 itu. Ia juga menyebut bahwa tanah air Indonesia merupakan ibu, sehingga siapa pun yang cinta kepada sang ibu agar tidak mengisinya dengan dosa, maksiat, permusuhan, kebencian, dan adu domba. "Tanah air Indonesia juga adalah sajadah kita. Siapa mencintainya harus menanaminya dengan benih-benih keimanan, ketakwaan, kemakmuran, kesuburan, dan kreativitas. Tanah air Indonesia adalah sajadah kita, tempat kita bersujud kepada Allah. Inilah tanah air milik kita yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945," tegas Kiai Zawawi. Lebih lanjut, dikatakan bahwa para pejuang kemerdekaan banyak yang gugur di medan perang. Kiai Zawawi menyebutnya sebagai syuhada. Merekalah pahlawan yang menginginkan bangsa Indonesia hidup sekalipun harus mati dan tidak sempat menikmati kemerdekaan. "Jenderal Sudirman, tidak sempat menikmati kemerdekaan. KH Hasyim Asy’ari yang memperjuangkan resolusi jihad tidak sempat menikmati kemerdekaan. Pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, Pattimura, dan Teuku Umar, tidak sempat menikmati kemerdekaan," terangnya. Karena itu, Kiai Zawawi mengajak masyarakat Indonesia untuk sama-sama mendoakan para pahlawan yang telah gugur terlebih dulu dan tidak sempat merasakan kenikmatan kemerdekaan. Namun, mereka meninggalkan warisan berupa NKRI dan bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia saat ini. "Kita punya tugas mensyukuri kemerdekaan, mengakui jasa para pahlawan, sekaligus mendoakan para pahlawan. Semoga para pahlawan itu diberi tempat yang damai di alam barzakh, di alam kuburnya," tutur Kiai Zawawi. Indonesia, negeri potongan surga Kiai Zawawi Imron juga mengatakan Konferensi Islam Asia-Afrika di Bandung, pada 1964, dihadiri oleh utusan dari Mesir yakni Syekh Mahmoud Syaltout. Pada kesempatan itu, Mahmoud mengatakan bahwa negeri Indonesia merupakan kepingan surga. "Kita tahu Mesir itu terdiri dari padang sahara yang luas. Kesuburan hanya terdapat di tepian sungai Nil. Syekh Mahmoud Syaltout, Rektor Al-Azhar, utusan Mesir itu yang negerinya terdiri dari padang sahara tandus, begitu sampai di Indonesia beliau terpesona, kagum terhadap alam Indonesia," kata Kiai Zawawi. Dengan kalimat-kalimat sastra, ia menyebut bahwa Syekh Mahmoud ketika itu menyaksikan alam Indonesia berupa gunung biru berselendang awan, hamparan padi menguning yang di atasnya burung-burung kecil menyanyikan keagungan Tuhan. Kemudian di tepi-tepi laut ada pemandangan buih-buih putih sedang berkejaran untuk menciumi bibir pantai. Sementara di beberapa pantai lain, ada daun nyiur melambai yang mengucapkan d selamat datang kepada para pahlawan, yakni para nelayan yang membawa ikan dari laut. "Syekh Mahmoud Syaltout kagum dan terpesona terhadap keindahan alam Indonesia sehingga beliau berucap kepada Presiden Soekarno, Indonesia adalah potongan surga yang diturunkan Allah ke bumi. Subhanallah, orang lain mengakui keindahan negeri kita," terang Kiai Zawawi. Menurutnya, kalau ingin alam Indonesia tetap subur, makmur, dan indah maka harus diurus oleh hati serta budi pekerti yang juga indah. Tugas bangsa Indonesia saat ini adalah merias tanah air Indonesia dengan amal shaleh dan ketakwaan kepada Allah. "Kalau Indonesia yang indah ini diurus oleh hati yang tidak indah, akhlak yang tidak indah, maka alam Indonesia akan rusak," pungkasnya. Pewarta Aru Lego Triono Editor Kendi Setiawan
Sajakini tidak mempunyai semangat menyala seperti misalnya sajak-sajak cinta tanah air Muhammad Yamin. Rustam memang lebih realistis daripada Yamin yang tenggelam dalam pemujaan keluhuran serta keagungan bangsanya di masa silam: Rustam melihat betapa keadaan bangsanya yang "Setiap saat disimbur sukar bermandi darah, dicucurkan dendam." Tanah Airku Cerpen Tulisan Frida AriyantiKategori Cerpen Pendidikan Lolos moderasi plong 19 November 2012 Mulai sejak penjajah menginjakkan kaki di tanah air ini pahlawan iandonesia enggak akan pernah tinggal diam di injak oleh penjajah meski senjata hanyalah ” Tombak bambu ” semata-mata demi membela tanah air ini , mereka mempertanggungkan roh dan mengeorbankan jiwa raganya demi lahan air indonesia ini ,hingga balasannya satudemi suatu pahlawan gugur , cuma diantara pahlawan nan gugur muncullah generasi-generasi yang yunior bertunas dan terus tumbuh hingga akhirnya jadilah Bertaruk seribu , mereka berbenturan hingga alhasil kemerdekaan tlah di umumkan oleh ” Proklamasi” dan di bacakan maka dari itu ” Ir. Soekarno” pada rontok 17,Agustus 1945 , Atas nama nasion Indonesia . kini bangsa kita terbebaslah sudah dari penjajah dan tak ada lagi pertumpahan darah dan nyawa-nyawa rakyat Indnesia yang terlantar Tetapi , di jihat tidak banyak generasi-generasi nan hancur aka perbuatan nan tak sesuai dengan undang-undang di tanah air ini hingga semakin banyak rakyat indonesia yang masa depan nya hancur oleh perbuatannya sendiri sebagaimana korupsi , narkoba , po*nografi , perlagaan , pencurian , dan demo dimana-mana , kiranya bagaikan generasi penerus bangsa mereka sangat kecut hati , Cak kenapa tanah air ini ” yang dulunya merdeka sekarang mengabu ” ” yang dulunya sejahtera sekarng musuh ” ?, banyak rakyat yang sunyi kelaparan dan terlantar , ” dimana kemerdekaan itu muncul bila tanah air ini dikotori oleh orang-orang nan tak mempunyai rasa beban jawab dan rasa malu akan tanah air ini bila terus-menerus begini. laksana belaka persil air ini tetap sama dengan lewat masa kebebasan di mulai , mungkin tak cak semau ada lagi ragam yang melanggar hukum dan rakyat indonesia konstan akan jaya , Bhinneka Tuggal Ika kan tetap terus terserah , Burung Garuda tetap menggerakkan sayapnya , Pancasila tetap lambang kita , dan Merah putih kan terus terkirai-kirai sampai akhir Semangat. Cerpen Coretan Frida Ariyanti Facebook Frida Mangan Onde-Onde Panas Cerpen Tanah Airku merupakan cerita pendek karangan Frida Ariyanti, sira dapat mengunjungi pelataran khusus penulisnya lakukan membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. “Sira suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!” Share ke Facebook Twitter WhatsApp ” Baca Pun Cerpen Lainnya! “ Sepercik Cahaya Pengungkit Hidup Oleh Laurent Descham Anelka Bogor, 29 Mei 2007 Hari itu Adalah Hari Yang tak Bisa jadi Aku dan Keluargaku Lupakan, waktu dimana Perusahaan Ayahku Bangkrut, semua Aset Perusahaan tergadaikan, Rumah, Villa, Mobil, Semua Habis Mencontek Maka itu Hanna Felicia Ica tertidur pulas detik Bu Stella menjelaskan pelajaran-latihan IPA. “Ca! Bangun Ca!” Kisik Siska menggugah Ica. “Iya-iya aku bangun..” Jawab Ica dengan menumbuk. “Anak-anak! Sekarang ibu akan beri kalian Kesabaran Dan Perjuangan Putri Oleh Mega Ayuna Rizki Plong senja itu Putri main-main dengan teman temannya di perkampungan yang kamu tempati sejauh bertahun periode itu. Banyak orang menyebutnya dengan Desa Pusi. Ia bersyukur boleh bertempat tinggal di Pin Student of The Best Maka dari itu Fairus Umar Faruq Terpampang gawang gawang bertuliskan “Sd It Al-Madinah”. Berdiri megah bangunan berlantai tiga menjulang langit. Di sekelilingnya dirimbuni berbagai macam tanaman perindang. Pecah sukun, Karsen, dan Mahoni. Hamparan sawah nan Jujur Tidak Ajur Maka itu Totok Junjungan-laki itu kini berusia 17 periode. Dia dilahirkan dari pasangan Kolman dan Fatimah. Ia hidup dalam kesederhanaan bersama 2 ning kandung dan 1 kakak ipar. Ia adalah seorang siswa “Hai!, Segala Kamu Doyan Bikin Cerpen Sekali lagi?” “Kalau iya… jangan tengung-tenging buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melangkahi halaman nan telah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen terbit seluruh Indonesia mutakadim masuk memarakkan loh, bagaimana dengan anda?” PondokPesantren Al-Fattah Kartasura, Sukoharjo Pesantren menjadi salah satu bagian penting dari suatu pendidikan nasional yang telah ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan generasi bangsa dan saksi sejarah pembangunan Indonesia yang merdeka (Hartono, 2006). Sejak era sebelum kemerdekaan para ulama dan santri turut melawan penjajah dan menyusun strategi perlawanan untuk mewujudkan kemerdekaan

Salam sobat semua. Kali ini Blog Download Software gratis akan mencoba membahas tema Cerpen. Cerpen adalah kependekan dari Cerita Pendek. Cerpen terbagi-bagi lagi menjadi beberapa tema salah satunya adalah Cerpen Cinta Tanah Air. Biasanya Cerpen cinta tanah air di buat sebagai dedikasi kita sebagai warganegara Indonesia yang mencintai tanah air kita yaitu Indonesia. Memang sebagai warga negara indonesia yang menunjung tinggal nilai - nilai kebangsaan sudah selayaknya kita mengisi hari-hari dengan sesuatu yang bermanfat bukan???. Jangan sampai kita menodai jerih payah hasil perjuangan para pejuang sebelum kita. Nah salah satu bentuk langkah positif dalam mengisi kemerdekaan yang kita rasakan adalah salahsatunya dengan membuat cerpen Cinta tanah air, banyak manfaat dengan membuat cerpen bertemakan tanah air, salah satunya untuk menyemangati diri sendiri ,ataupun orang yang membaca cerpen kita,dan yang paling penting adalah melatih kita dalam hal menulis betul gk???.. Baiklah berikut ini ada beberapa Kumpulan Cerpen cinta tanah air , semoga bisa menjadi bahan referensi bagi sobat yang ingin membaca atapun bagi yang mencari untuk tugas menulis Contoh Cerpen Cinta Tanah Air Kumpulan Contoh Cerpen Cinta Tanah Air - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Conton Cerpen cinta tanah air versi 1 Saya melangkahkan kaki ke sebuah tempat yaitu Anand Krishna Centre di tengah hiruk pikuk jalan Sunset Road yang penuh dengan modernisasi,sebuah pengalaman hidup karena telah mengikuti pembekalan dari Jurnalistik SHINDU belum lama ini. Tampak berbagai macam patung Dewa,arca Budha,patung Bunda Maria dan hiasan lampion. Sebenarnya tempat apakah ini? Sebuah perasaan berkecamuk dalam diri,sepertinya pergi ke sebuah tempat dengan nuansa perdamaian yang menerima segala perbedaan. “Rima mengapa kamu diam saja di pintu? Yuk masuk, kita lihat apa yang ada di dalam”,ajak Bli Wayan Suardi pemimpin tim berkunjung siang ini. “Oh, Nggih Bli. Ini Rima lagi lihat-lihat. Tempatnya bagus,bersih dan tenang. Baru melihat dari luar saja sudah membuat hati Rima tentram Bli!” jawab saya penuh semangat. Segera saya memasuki tempat indah ini. Wah, tempat yang sungguh luar biasa. Terdapat patung,arca,gambar tokoh-tokoh dari penjuru agama dan lambang dari semua agama di dinding. Dari agama Hindu,Islam,Nasrani,Budha,dan agama yang dianut di negeri Yahudi. Semuanya tertempel di dinding tepi altar dengan tampak belakang sebuah kain berwarna ganda, bendera kita Sang Merah Putih. Begitu melihatnya sungguh merasa bersemangat teringat cerita Sejarah yang diceritakan guru minggu lalu. “Yu,kamu membawa brosur? Boleh saya lihat?” tanya saya pada salah satu peserta. “Oh ya kak Rima, ini ada penjelasan dari panitianya juga”,ujarnya penuh senyum. Rupanya ini adalah tempat untuk membangkitkan rasa nasionalisme,memupuk rasa persatuan,cinta kasih,menghargai perbedaan agama,memperdalam agama dan kepercayaan masing-masing insan,sekaligus terapi penyembuhan untuk menyelaraskan jiwa dengan alam semesta, sehingga dapat mengembangkan potensi dalam diri yang terpendam. Sungguh hal yang membuat diri saya heran sekaligus takjub,hal yang jarang sekali terdengar di negeri ini. “ Seandainya semua generasi muda Indonesia, kalangan pemimpin yang sewenang-wenang pergi ke tempat ini maka Indonesia akan benar-benar bangkit! Ya, jika ada 100 tempat serupa kemudian semua mendapat pelatihan jadi negeri kita pasti damai”,bisik saya pelan. “ Ada apa kak? Bicara sama siapa?” tanya Ayu yang duduk di sampingku. Saya hanya menggeleng sambil tersenyum penuh arti. “Salam Indonesia!”seru Mbak Debby yang menjadi instruktur di AKC ini dengan semangat. “Loh teman-teman kok diam? Kalau saya dan kawan-kawan disini mengucapkan Salam Indonesia jawab dengan salam yang sama,karena kita semua adalah orang Indonesia”,tambahnya lagi. “Salam Indonesia!” “Salam Indonesia!” jawab kami kompak. Mbak Debby menjelaskan mengenai tempat ini yang sempat saya baca di brosur. Ternyata tempat ini boleh dikunjungi oleh siapa saja,tidak memandang latar belakang baik agama, suku maupun ras yang berbeda satu dengan yang lainnya. Hal yang terkadang sukar diterima oleh beberapa kalangan di Indonesia sekarang. “Baik teman-teman disini apakah ada pertanyaan mengenai tempat ini?”tanya Mbak Debby. Tak urung lagi saya pun segera mengangkat tangan, “Om Swastyastu, perkenalkan saya Rima. Ada yang ingin saya tanyakan mengenai patung,arca dan gambar dari seluruh kalangan agama ini maksudnya apa? Terimakasih atas penjelasannya, Om Santih,Santih,Santih Om ” “Om Swastyastu, baiklah Rima, mungkin saya dapat sedikit terangkan bahwa patung,arca,gambar dan lambang suci tiap agama disini berarti untuk mengingatkan bahwa kita makhluk ciptaan Tuhan dan mempunyai derajat sama di mata Beliau. Menghormati simbol-simbol. Contohnya dari patung Dewi Saraswati yang melambangkan ilmu pengetahuan,jadi kita dapat belajar terus menerus selagi masanya. Gambar itu adalah beberapa dari pemuka agama atau guru besar. Ada Yesus Kristus,Sidharta Gautama,Sai Baba dan yang lain. Semua perbedaan sungguh indah apabila tumbuh dalam satu harmoni bukan? Dunia sungguh damai bila hal itu dapat diwujudkan,sebagai generasi muda wajiblah mengamalkan rasa cinta agama,cinta tanah air,cinta sesama,cinta alam semesta”, kata Mbak Debby panjang lebar. Panitia memberi pengarahan bahwa kita akan pergi ke sebuah tempat yang bernama Secret Garden,sesuai tempatnya yang artinya rahasia. Konon akan mendapat bisikan hingga relung jiwa. Kemudian kami semua disuruh berdiri menghadap altar dengan bendera kebangsaan. “Mari berdiri sambil menghormat ke bendera, karena hari ini kita merayakan Hari Kebangkitan Nasional. Mari menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya untuk memperingatinya. Tapi harus kompak penuh semangat.” “ Baik!!!” sahut kami dengan lantang. Indonesia Tanah Airku, tanah tumpah darahku Disanalah aku berdiri jadi pandu ibuku Indonesia kebangsaanku, bangsa dan tanah airku Marilah kita berseru Indonesia bersatu Hiduplah tanahku hiduplah negeriku, bangsaku rakyatku semuanya Bangunlah jiwanya,bangunlah badannya untuk Indonesia Raya Indonesia Raya merdeka merdeka, tanahku negeriku yang kucinta Indonesia Raya merdeka merdeka hiduplah Indonesia Raya Indonesia Raya merdeka merdeka, tanahku negeriku yang kucinta Indonesia Raya merdeka-merdeka HIDUPLAH INDONESIA RAYA Lagu yang sungguh luar biasa, teringat dengan cerita perjuangan pahlawan hingga mengorbankan nyawa. Lagu perjuangan yang mungkin saja bukan salah satu lagu favorit remaja,bukan lagu anak band yang sedang menjadi trend. Setidaknya detik ini saya belajar. Belajar untuk menghargai jasa pahlawan kita, meskipun dengan cara berdiri 1 jam untuk upacara setiap Senin,menghapal Pembukaan UUD Negara RI 1945 yang belum juga saya kuasai, bahkan berbagai cara sederhana yang dapat kita lakukan sebagai anak bangsa. SECRET GARDEN “Wah , bagus tempatnya Bli Wayan! Maklum saya dari desa baru pertama kali ke kota sikapnya kampungan begini. Untung saja ikut acara ini, benar-benar pengalaman yang bermanfaat untuk saya, Bli!” ajak saya sambil tertawa. Sedangkan Bli Wayan tersenyum mengamati tingkah laku saya layaknya anak kecil mendapat sebatang permen. Sebelum masuk harus membunyikan bel seperti kuil di India. Taman itu cukup luas dikelilingi tanaman dan gemericik air kolam ditambah lagi lonceng angin yang berbunyi saat angin berhembus. Kami melepaskan alas kaki dan duduk beralas tikar bambu. Terlihat sebuah pratima Dewi Durgha bertangan sepuluh yang menginjak kerbau melambangkan mengalahkan sifat keraksasaan/hewani dan memunculkan sifat manusiawi dalam diri manusia. Ada kutipan dari berbagai kitab suci seluruh agama di dunia. Menginginkan hal sama yaitu perdamaian namun bahasanya saja berbeda. Mbak Putu memberi pengarahan untuk menegakkan badan sambil menenangkan diri, untuk bermeditasi. Gemericik air kolam, suara lonceng angin dan angin berhembus sepoi menambah khusuknya meditasi. Rasa lelah bahkan berbagai masalah lenyap dengan sejuknya hati. Tapi sepertinya saya mendapat bisikan rahasia dari alam semesta bahwa saya bersama seluruh generasi muda, harus mulai bergerak untuk berbuat sesuatu bagi bangsa ini. Mengajegkan Bali. Memperbaiki jiwa-jiwa yang telah tertarik ke dalam pusaran globalisasi. Menghapus citra Indonesia yang sarat dengan terorisme, pertengkaran, kemudian meningkatkan kedisplinan dan menghargai antar sesama dan agama. Usai meditasi dan keluarnya kami dari Secret Garden adalah akhir perjalanan seseorang dari pedalaman seperti saya. Namun perjalanan sesungguhnya baru saja dimulai ditandai dengan lajunya bus menuju tempat nan jauh di sana. Mungkin ini adalah sebuah mimpi,esok akan terbangun untuk melakukan sesuatu untuk Indonesia ini, mewujudkan rasa nasionalisme dari hati sanubari. Untuk Bali,Indonesia dan Bumi ini, sungguh saya akan datang lagi … sumber Contoh Cerpen Cinta Tanah Air Versi 2 Cintailah Tanah Air KitaOleh Ramadhana Kurnia Teng … teng … Waktu istirahat telah habis. Puluhan murid berhamburan dari kantin untuk kembali ke kelas mereka, ada juga yang dari masjid setelah melaksanakan ibadah sunnah sholat dhuha. Empat sekawan; Alisia, Ashley, Danial, dan Dakota keluar dari masjid dengan lesu. Alisia dan Ashley pergi menuju loker untuk menyimpan mukena mereka, diikuti Danial dan Dakota. “Setelah ini PKn, membosankan!” gerutu Ashley sambil mengeluarkan kunci loker dari sakunya lalu membuka loker. “Pelajarannya sudah membosankan, tambah lagi gurunya gak pernah senyum. Dari dulu cuma bahas buku paket lalu kerjain lima puluh soal, gak pernah berubah!” tambah Alisia sambil melemparkan mukena ke dalam loker dengan malas. “Tapi dia baik, lho! Nilai ulanganku cuma 86 tapi di raportku bisa jadi 92,” kekeh Dakota. “Mungkin dia jatuh cinta padamu,” jawab Ashley dengan sinis, ia mengunci loker sambil memutar bola matanya. “Bukan urusanku! Yang penting nilai raportku bagus, itu saja,” Dakota membuang muka. Danial hanya diam, tapi dari ekspresinya tentu saja dia setuju dengan ketiga sohibnya. “Aku mau jajan dulu aja!” Alisia berjalan menuju kantin, ketiga sobatnya mengikuti. Selesai jajan, mereka bertiga menuju ke kelas. Bu Guru belum datang, teman-teman mereka asyik bermain kartu UNO. “Assalamu’alaikum …,” sapa seorang laki-laki muda yang tiba-tiba sudah berdiri di depan pintu. Semua anak berhambur menuju meja masing-masing. Ria segera membersihkan kartu UNO-nya dan menyembunyikannya di laci. Danial dan Dakota sibuk membenahi tali sepatu mereka yang diikatkan oleh Alisia dan Ashley sebagai pembalasan keusilan mereka selama ini. “Wa’alaikumussalam …,” jawab anak-anak sama sekali tak serentak. “Perkenalkan, nama saya Fauzi Abu Bakar, kalian bisa panggil saya Pak Fauzi. Saya akan menjadi guru PKn kalian mulai dari sekarang. Sebelum kita memulai pelajaran, coba kalian perkenalkan diri kalian satu persatu,” kata Pak Fauzi. Murid-murid saling berpandangan, tidak ada satupun yang mau pertama memperkenalkan diri. “Mulai dari yang paling depan saja,” sambung Pak Fauzi sambil tersenyum dan menunjuk meja Lutfi. Luthfi menggaruk-garuk kepalanya dan berdiri dengan sangat lambat. “Nama saya Luthfi Raditya Haryadi, biasa dipanggil Luthfi,” kata Luthfi. Semua anak-anak bergiliran memperkenalkan diri satu-persatu. “Baiklah, karena sudah perkenalan, mari kita mulai pelajaran. Hmm, sampai bab berapa pelajarannya, mbak mas?” tanya Pak Fauzi. Semua murid berpandangan. “Enggak tahu, Pak. Gurunya aja ngajar gak jelas,” celetuk Dakota sambil menguap lebar. “Loncat sana loncat sini, sama sekali nggak kayak katak.” “Baiklah, karena kalian tampaknya tidak semangat, saya akan cerita,” Pak Fauzi memutuskan sambil tersenyum. Semua anak meletakkan wajah mereka di meja. Bu Guru PKn yang dulu bila sudah memutuskan untuk bercerita’, maka itu adalah bencana bagi anak-anak karena anak-anak yang ngantuk disuruh menebak kelanjutan ceritanya yang sama sekali unpredictable dan gak seru. “Kisah ini kisah nyata yang dialami oleh saudara sepupu saya, namanya Kak Nayyif. Dia seorang sangat cerdas di sekolahnya, terutama dalam pelajaran math dan science. Setelah lulus SMA, ia dibiayai oleh pemerintah untuk sekolah di luar negeri dengan ikatan dinas. Iapun berangkat ke sebuah universitas di Washington dan bersekolah di sana. Di sana ia sakit, lalu ia periksa kepada seorang dokter dan ia positif mengidap suatu penyakit kanker dan diprediksi hidupnya tidak akan lama lagi. Lalu pada suatu hari, ia didatangi oleh tim dari Netherland dan ditawari untuk diobatkan tapi harus bersekolah di Amsterdam lalu bekerja untuk pemerintah Netherland. Kak Nayyif pun menolak karena ia ingat bahwa ia bisa pergi dan sekolah di sini karena dibiayai oleh pemerintah Indonesia. Lalu Kak Nayyif berdo’a bahwa ia ingin sekali melajutkan sekolahnya lalu bisa pulang kembali dan membangun negaranya, Indonesia, maka jika Allah meridhai niatnya itu, ia minta disembuhkan. Kemudian datanglah seorang dokter muslim dari sebuah rumah sakit besar di USA dan menawari Kak Nayyif pengobatan gratis. Kak Nayyif menerima tawaran tersebut. Kak Nayyif pun diobati oleh para ahli kesehatan dari rumah sakit besar tersebut dan pada akhirnya ia berhasil sembuh. Setelah sembuh, Kak Nayyif mulai menempuh sekolah S3-nya. Saat hendak lulus, ia didatangi oleh FBI untuk menjadi salah satu bagian dari mereka, tapi dengan demikian ia harus meninggalkan semua hidupnya dan hidup menjadi orang lain dengan identitas dan alamat lain, ia juga harus meninggalkan keluarganya dan seluruh kehidupannya di Indonesia. Kak Nayyif pun menolak dengan tawaran itu karena ia sangat ingin kembali pulang dan membangun negaranya,” cerita Pak Fauzi panjang lebar. Beliau memandang murid-muridnya sambil tersenyum. “Nah, dari sini banyak pelajaran yang dapat kita ambil,” sambung Pak Fauzi. “Untuk dapat membangun negara, rasa nasionalisme adalah hal yang utama dan hal yang sangat diperlukan oleh seseorang. Tapi nasionalisme tidak dapat berdiri sendiri. Seseorang yang memiliki rasa nasionalisme kuat tapi tidak diimbangi dengan iman yang kuat pula, maka akan memunculkan paham bernama fasisme, yaitu merasa bangsanya yang paling unggul. Saya akui, pelajaran PKn sangatlah membosankan, mengantukkan, dan menyebalkan. Saya tidak menuntut kalian semua untuk cinta pelajaran yang membosankan ini, yang saya inginkan adalah kalian semua cinta terhadap Indonesia.” sumber

NUmenjadi salah satu bagian untuk merekatkan persatuan antar anak bangsa serta mengokohkan cinta tanah air. Demikian halnya, saat mempertahankan kemerdekaan, semangat cinta tanah air kembali digelorakan. Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 menjadi mesiu perang Surabaya. Persatuan dan cinta tanah air terbukti mampu melucuti kepongahan kekuatan penjajah. . 114 89 84 315 434 401 206 272

cerpen kemerdekaan cinta tanah air